50 Persen Ibu Hamil di Aceh Besar Enggan Periksa Triple Eliminasi, Ini Akibat Buruknya

50 Persen Ibu Hamil di Aceh Besar Enggan Periksa Triple Eliminasi, Ini Akibat Buruknya - Hallo sahabat Aceh Tribun - Serambi Indonesia - Berita Terkini Aceh, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul 50 Persen Ibu Hamil di Aceh Besar Enggan Periksa Triple Eliminasi, Ini Akibat Buruknya, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Aceh Tribun News, Artikel Serambi Indonesia, Artikel Serambi News, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : 50 Persen Ibu Hamil di Aceh Besar Enggan Periksa Triple Eliminasi, Ini Akibat Buruknya
link : 50 Persen Ibu Hamil di Aceh Besar Enggan Periksa Triple Eliminasi, Ini Akibat Buruknya

Baca juga


50 Persen Ibu Hamil di Aceh Besar Enggan Periksa Triple Eliminasi, Ini Akibat Buruknya

50 Persen Ibu Hamil di Aceh Besar Enggan Periksa Triple Eliminasi, Ini Akibat Buruknya

Laporan Asnawi Luwi | Aceh Besar

SERAMBINEWS.COM, KOTA JATHO - Plh Kepala Dinas Kesehatan Aceh Besar, Lukman SKM Mkes, mengatakan, 50 persen wanita hamil  engan memeriksakan kehamilannya di screening (penjaringan) terhadap penyakit HIV, sphilis dan hepatitis (triple eliminasi) di Puskemas-puskesmas di Aceh Besar.

"Kita sudah lakukan pemeriksa triple eliminasi terhadap ibu hamil di 28 puskesmas yang tersebar di 23 kecamatan di Aceh Besar,"Ujar Plh Kadiskes Aceh Besar, Lukman didampingi Kabid P2P, Iskandar Sani SKM MT kepada Serambinews.com, Kamis (10/10/2019).

Kata dia, jumlah wanita hamil mencapai 11.250 orang. Dari jumlah itu, yang telah memeriksakan kehamilannya atau triple eliminasi 5.625 orang atau hanya terealisasi 50 persen. Pemeriksa di screening ini bertujuan agar ibu hamil bisa terhindar dari penyakit HIV/sphilis dan hepatitis.

Mempercepat Peroleh Akta Kelahiran Bagi Anak, Ini Syaratnya

Menurut dia, saat ini rendah sekali  kesadaran masyarakat untuk memeriksakan kehamilannya kepada petugas kesehatan yang ada di  Puskemas-puskesmas.

Menurut dia, para geuchick bisa menggalakkan sosialisasi bahaya HIV kepada ibu hamil dengan mengalokasikan dana desa untuk kegiatan tersebut dengan melibatkan pihak terkait seperti kader posyandu atau para ustad dengan menyampaikan pesan-pesan kesehatan disaat mengisi acara pengajian bagi kaum ibu-ibu di pedesaan.(*)

LK Ara Lahirkan 120 Judul Buku, Sebahagian Dibeli oleh Liberary of Congress Amerika

Kesadaran Masyarakat Memasukkan Anaknya ke Pesantren di Gayo Lues Meningkat

Proses Persidangan di PN Calang, Didominasi Kasus Ini

Terimakasih telah Berkunjung ke Berita Tentang 50 Persen Ibu Hamil di Aceh Besar Enggan Periksa Triple Eliminasi, Ini Akibat Buruknya. Jangan lupa di share ya dengan bahagia.
Salam Aceh Tribun - Serambi Indonesia - Berita Terkini Aceh
Sumber : https://aceh.tribunnews.com/2019/10/10/50-persen-ibu-hamil-di-aceh-besar-enggan-periksa-triple-eliminasi-ini-akibat-buruknya


Demikianlah Artikel 50 Persen Ibu Hamil di Aceh Besar Enggan Periksa Triple Eliminasi, Ini Akibat Buruknya

Sekianlah artikel 50 Persen Ibu Hamil di Aceh Besar Enggan Periksa Triple Eliminasi, Ini Akibat Buruknya kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel 50 Persen Ibu Hamil di Aceh Besar Enggan Periksa Triple Eliminasi, Ini Akibat Buruknya dengan alamat link https://acehtribuncom.blogspot.com/2019/10/50-persen-ibu-hamil-di-aceh-besar.html

0 Response to "50 Persen Ibu Hamil di Aceh Besar Enggan Periksa Triple Eliminasi, Ini Akibat Buruknya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel