Tak Penuhi Janji Kampanye, Walikota Ini Diculik Warga Lalu Diikat dan Diseret dengan Truk di Jalan
Judul : Tak Penuhi Janji Kampanye, Walikota Ini Diculik Warga Lalu Diikat dan Diseret dengan Truk di Jalan
link : Tak Penuhi Janji Kampanye, Walikota Ini Diculik Warga Lalu Diikat dan Diseret dengan Truk di Jalan
Tak Penuhi Janji Kampanye, Walikota Ini Diculik Warga Lalu Diikat dan Diseret dengan Truk di Jalan

SERAMBINEWS.COM - Seorang walikota jadi bulan-bulanan warga karena mengabaikan aspirasi masyarakat.
Hasilnya, warga yang marah justru menangkapnya, kemudian menghukumnya dengan cara yang sungguh sadis.
Melansir Dailymail, pada Rabu (9/10/2019), walikota di negara bagian Chiapas, Meksiko, Jorge Luis Escadon Hernandez dibawa oleh gerombolan penduduk dari kantornya.
Insiden penyerbuan ini terjadi pada selasa (8/10/2019).
Semuanya akibat buntut dari janjinya yang tidak dipernuhi.
Hal itu membuat warga marah, kemudian menyerbunya di kantornya.
Setelah berhasil menangkapnya, warga secara paksa memindahkannya dari kantornya kemudian mengikatnya ke sebuah mobil pick-up.
Setelah itu walikota itu diseret dengan mobil itu di sepanjang jalanan.
Menurut keterangan, Jorge Luis Escadon sebelumnya menjanjikan perbaikan jalan di desa sebagai bagian dari kampenye.
Tapi janji tersebut tidak terpenuhi. Akibatnya penduduk marah dan nekat meyerbunya di kantornya.

Salam Aceh Tribun - Serambi Indonesia - Berita Terkini Aceh
Sumber : https://aceh.tribunnews.com/2019/10/10/tak-penuhi-janji-kampanye-walikota-ini-diculik-warga-lalu-diikat-dan-diseret-dengan-truk-di-jalan
Demikianlah Artikel Tak Penuhi Janji Kampanye, Walikota Ini Diculik Warga Lalu Diikat dan Diseret dengan Truk di Jalan
Anda sekarang membaca artikel Tak Penuhi Janji Kampanye, Walikota Ini Diculik Warga Lalu Diikat dan Diseret dengan Truk di Jalan dengan alamat link https://acehtribuncom.blogspot.com/2019/10/tak-penuhi-janji-kampanye-walikota-ini.html
0 Response to "Tak Penuhi Janji Kampanye, Walikota Ini Diculik Warga Lalu Diikat dan Diseret dengan Truk di Jalan"
Posting Komentar